Rabu, 22 Oktober 2014

Resaerch

 Jadi Riset Online ialah suatu kegiatan penyelidikan pengamatan  sauatu yang dilakukan dengan media computer yang terhubung dengan internet.

1.Google dan Google Trends

Google


Google untuk pencarian kata kunci dari kata kunci yang biasa digunakan di Indonesia ialah Google.co.id


Google Trends



Riset Produk, Pasar dan Kompetitor
Riset Produk


Riset Pasar


Riset Komputitor



Atau link berikut

Iklan Organi ialah jenis iklan yang berbayar, sedangkan non organic itu jenis iklan yang free atau tanpa bayar.


By : Boss Amel

Senin, 13 Oktober 2014

Basic Selling - IMerS

Siapa yang memiliki pengetahuan mendalam tentang
diri sendiri dan diri musuhnya, akhirnya akan
memenangkan semua pertempuran.
Siapa yang mengenal diri sendiri tapi tidak
mengenal musuh
diri musuhnya, hanya mempunyai
peluang sama besar untuk menang.
Namun, siapa yang tidak mengenal diri sendiri
maupun diri musuhnya,
akan kalah di semua medan Pertempuran
Sun Tzu – Art Of  War

MateriPembahasan


Online Research

Online Research adalahsuatupenyelidikan, pemeriksaan, pencermatan, percobaan yang membutuhkanketelitiandenganmenggunakanmetode/ kaidahtertentuuntukmemperolehsuatuhasildengantujuantertentudengan media online terhubung Internet.
Kegiatanonline Riset/ Research meliputipengumpulan, pengolahan, analisis, penyajian data yang dilakukansecarasistematisdanobjektif yang bertujuanuntukmemecahkansuatumasalah yang ada di dalampenelusuranpencarianpadaaplikasi yang tersedia di internet, diantaranya ;
Riset Google, Google Trendialahteknikpencarianmenggunakanaplikasidengan keyword umumkhusussertamenelusuriapa yang sedangpopulersaatini.
Riset Blue Print Onlineterdiridariberbagai indicator diantaranyaharusmenentukanbusiness Subject, product category, competitor, customer’s age, gender sertapencariandengangoogle search keywod ,google trend keywoddanvalue propotition.
RisetProduk, PasardanKompetitoryaknibagaimanaseseorangatausebuahintansibersangkutanmencaritaujenisproduk yang digemaridandicarisertadibutuhkanmasyarakatdalamhalinipangsapasar yang ditujuharusjelassupayalebihterarahdan focus menjadiefektifefisien, selainitupentingnyamengetahuisiapapesaingbiarlebihmudahdalammenentukan strategy selanjutnya.
TeknikIklanOrganikdan Non Organikialahjenisiklan yang berbayardantidakberbayar yang ada di dunia internet.

BluePrint Facebook Marketing

  1. Blueprint SocMed II ialahmengamatimenelusurisebuahaku social media untukmencari tau produk, pangsapasar, usiapelanggandanpesaingnyadenganmelihatberapabanyak follower yang adadalamsebuahgrupakunsosial media untukdijadikanbahanmenambah link jaringandan customer.

Inisalahsatunyamelihatsalahsatuakun social media yang aktifdaneksisberikutini


2. Viral Promote Action

BluePrint Facebook Marketing (Pola II)
       Media Facebook
       Akun Facebook

       TernakAkun Facebook segmented
       Fanspage like dan Update
       Group Facebook
       Sinergi Media Facebook




BluePrint Facebook Marketing (Pola III)
       Media Facebook
       Akun Facebook
       TernakAkun Facebook segmented
       Fanspage like dan Update
       Group Facebook
       Sinergi Media Facebook


Kemiskinan Sikaya

Kaya tapi miskin (kebutuhan dasar sudah terlampaui, bahkan berkelimpahan, tapi mereka merasa miskin). Sesungguhnya mereka bukan miskin harta melainkan miskin kebahagiaan atau ketentraman hidup.
“The Poverty of Affluence” kemiskinan si kaya adalah judul buku karya Paul L Wachtel, penulis Amerika Serikat, tahun 1983. Buku ini merupakan potret psikologis dari cara hidup Amerika. Diungkapkan , ekonomi Amerika berorientasi pada pertumbuhan, pemujaan individualism dan keinginan tak henti untuk memiliki “lebih” dalam pekerjaan, hubungan, dan lingkup kehidupan yang tak pernah puas.
Fenomena hidup seperti itu menghinggapi kelas menengah Amerika dan dunia, tak terkecuali Indonesia. Jumlah kelas menengah Indonesia tahun 2013, mencapai 56,7 % dari jumlah penduduk sekitar 130 juta orang. “jika anda membelanjakan antara 20 ribu sampai 200 ribu / hari untuk keperluan hidup, berarti anda termasuk kelas ini”.
Kelas menengah adalah kelompok masyarakat yang aktif dan membelanjakan penghasilannya untuk mengejar kepuasaan hidup. Kelas ini menjadi pelaku dan penyubur konsumerisme di bidang kulkiner, garmen, perumahan, transportasi. Mereka adalah pendorong pembukaan lapangan kerja yang sekaligus mereka menjadi produsen dan konsumen.
Naluri dasar manusia selalu terpuaskan tetapi tidak permanen, karena manusia selalu ingin “lebih” dan tak henti.
Hidup di era liberalisme, kapitalisme dan konsumerisme memanjakan keinginan atau nafsu. Industry kuliner misalnya: memanjakan lidah, mulut, perut. Dampaknya : obesitas dan berbagai penyakit. Tapi bersamaan itu industry obat dan jasa mengembangkan sebagai penangkal dan penyembuhannya. Ini berbeda dengan sabda rasulullah Muhammad SAW “ berhentilah makan sebelum kenyang”.
Untuk mengatasi ketidak puasan dinegara maju ada himbauan agar orang rileks, menikamati hidup, mengurangi bekerja dan memproduksi serta tidak bersaing dengan harapan dapat mengurangi kerusakan alam dan konflik. Seruan “slow down “ itu jelas tidak pas untuk kaum duafa dinegara berkembang. Mereka harus merdeka dulu dari jerat kebutuhan dasar hidup.
Miskin spiritual
mereka yang asyik memburu kenikmatan fisik sering melupakan kebutuhan spiritual. kelas mengah Amerika dan Eropa barat (1970) mempelajari spiritualisme dari Timur, khususnya india. Mereka sudah serba kecukupan, namun merasa kalah bahagia dengan guru-guru spiriyualitas yang tampak sederhana, mereka miskin secara spiritual.
Trend mempelajari spiritual dikalang muslim di Indionesia seperti mendirikan solat, berdoa, berdzikir, zakat dan sedekah, menolong sesama pergi haji atau umroh. Haji dan umroh  bersifat missal dan massif. Tak da yang salah dengan ini, selama itu dijalankan sebagai ibadah untuk meraih ridho Allah, jika untuk pamer maka pelakunya akan jatuh dalam ketidakpuasan dan penderitaan.

Islam mengajarkan umatnya untuk hidup seimbang: kaya di dunia dan di akhirat. Pepatah jerman “lieber reich und gesund als arm und krank” (lebih baik kaya dan sehat dari pada miskin dan sakit).      


By : Boss Anggi

Minggu, 05 Oktober 2014

Museum Bank Mandiri

Ini merupakan pengalaman pertama kami menginjakan kaki di Musium Bank Mandiri yang berada tidak jauh dari Stasiun Kota Jakarta. Musium yang memiliki sejarah luar biasa. Berawal dengan menggunakan alat-alat Transaksi yang masih sederhana (contoh : mesin ketik) hingga menjadi semodern sekarang.

Memasuki jam 10, materi pertama kami peroleh dari Pak Zaim Muchrowi, beliau merupakan salah satu pendiri dompet dhuafa.
Sukses, lanjut Pak Zaim, adalah seberapa banyak kita bertambah. Baik itu bertambah kaya juga berlimpah secara lahir dan bathin. Beliau pula membagi definisi sukses menjadi 3. Apa saja?
1. Bertambah.
  Sebagaimana hadist nya, "Orang yang lebih baik dari hari kemarin, ia beruntung. Yang sama saja dengan hari kemarin, ia merugi. Sedangkan orang yang lebih buruk (keadaannya) dari kemarin, ia celaka"
2. Berimbang.
3. Berkah.
  Berkah disini berarti apa yang kita peroleh mempunyai manfaat yang lebih, tidak hanya untuk diri sendiri tapi juga untuk orang banyak.

Berlanjut ke materi selanjutnya, Pak Zaim Muchrowi juga menjelaskan kepada kami tentang sifat-sifat manusia. Yaitu :
1. Si Pikir
  Si Pikir ini cenderung Tertib, hati-hati dan peragu. Belahan otak yang berperan dalam sifat si pikir adalah Otak Kiri, yang lebih kepada sifat Fathanah. Ia juga bersifat Kiri - Introvert.
2. Si Baik-Baik
  Tulus, open minded dan mudah terpengaruh adalah karakteristiknya. Otak Kanan nya lebih dominan sehingga Si Baik ini cenderung Kanan - Introvert. Jika dilihat dari perilaku, mereka ini sidiq atau kecerdasan SQ.
3. Si Teguh
  Otak kiri berperan aktif dalam kecerdasan Kiri - Ekstrovert ini. Mempunyai sifat yang amanah atau kecerdasan AQ. Si Teguh merupakan orang yang fokus tujuan, gigih, namun kurang empati terhadap lingkungan.
4. Si Meriah
  Antusias yang tinggi, kreatif tetapi semua itu mereka lakukan karena memerlukan atensi / perhatian terhadap lingkungan. Kecerdasan EQ yang juga membuat Otak Kecil Kanan berperan lebih besar.

Namun walaupun ada beberapa karakter atau sifat pada manusia, semua mempunyai peran penting dalam interaksi atau kehidupan sosial. Karena apa? Bisa dibayangkan jika semua yang ada di dunia ini adalah Si Meriah, apapun yang mereka lakukan memang penuh keceriaan dan kebahagiaan juga mengingikan pengakuan dari orang lain namun kurang fokus pada tujuan, hal ini menyebabkan apa-apa yang dikerjakan tidak terkendali dan terkesan semaunya. Untuk itulah Allah Menciptakan beragam sifat / karakter manusia agar saling melengkapi dan semua mempunyai peran masing-masing. Wallahu'alam.
Materi yang disampaikan Pak Muchrowi begitu menarik. Kami jadi bisa mengetahui bagaimana sifat masing-masing agar dapat memperbaiki kekurangan dan memaksimalkan kelebihan diri.

Berlanjut ke Pemateri kedua, yaitu Bapak Kartiko Adi Pramono. Perangainya kalem akan tetapi ilmu nya tidak kalah luar biasanya dari Pak Muchrowi.
Menurutnya Rahasia mindset sukses berinovasi terbagi menjadi :
1. Knowledge / Pengetahuan
2. Skill / Keahlian
3. Attitude / Perangai

Berawal dari Mindset yang baik akan manghasilkan tindakan yang juga baik. Mindset dalam arti, Pikiran (terjadi melalui outside / pengaruh luar yang masuk kedalam diri ) dan yang kedua adalah perasaan ( dari dalam diri yang kemudian berlanjut ketindakan atau out )

Untuk mempunyai mindset yang positif, semua bisa berawal bersyukur. Ada apa dengan bersyukur? Kenapa harus dimulai dengan syukur?
Rasa syukur sebenarnya tidak memerlukan sesuatu yang besar, berawal dari hal kecil seperti bangun tidur, mandi, sarapan, shalat dan hal-hal kecil lainnya yang mungkin kita anggap sesuatu yang wajar yang biasa.
Bukankah Allah juga Berfirman, "Maka Nikmat Tuhan mu yang mana lagi yang engkau dustakan?" Dan juga Firman-Nya yang berbunyi, "Barang siapa yang mensyukuri Nikmat-Ku maka akan Aku Tambahkan, dan siapa yang mengingkarinya sungguh Adzab-Ku sangatlah pedih"

Berawal dari rasa syukur, menghasilkan positive mindset yang akhirnya akan berpengaruh terhadap tindakan, khususnya bagi kita semua, calon-calon pengusaha Moslem Millionaire. Aamiin. Karena seorang Pengusaha mampu menjadikan yang biasa menjadi luar biasa.



By : Boss Erni

Rabu, 01 Oktober 2014

Video Profil Bisnis Usman 1




Ini adalah video profil dari Boss yang ada di Usman Satu Group yang di sampaikan secara terbuka atau bersahabat dengan para penontonnya dengan 2 host dari salah satu boss di grup ini. tayangan ini dapat menginspirasi skaligus ajang promosi produk juga memotivasi anda menjadi seorang wirausahawan muda


By : Boss Dani

Selasa, 30 September 2014

Zona Madina Competition, Usman 1

Sebelum Berjuang Zona Madina Competition
Semakin mempererat kerjasama Tim dan mengasah kemampuan berdagang walau hanya dengan bekal seadanya tanpa uang sama sekali, 24 September 2014, berbekal 5 Dus DD Water, kami (kelompok Usman 1) memulai Zona Madina Competition dengan keyakinan penuh untuk bisa survive memberikan yang terbaik.

Berdoa bersama merupakan hal yang kami rutinkan sebelum memulai setiap aktifitas, untuk kemudian mengatur strategi seperti apa yang paling baik agar kami bisa sampai di Rumah Sakit Sehat-Parung Bogor sebelum jam 1 dan mendapatkan omset terbanyak diantara kelompok lain. Ya! Menjual DD Water kepada institusi perkardus adalah pilihannya. Kenapa? Karena akan lebih cepat terjual dan pula dengan harga 60rb/kardus kami yakin mereka (institusi) akan bersedia membeli karena kami juga menawarkan jasa sebagai bonus pembelian DD Water (tentunya bonus dalam bentuk jasa ini masih berhubungan dengan bisnis).

Pembeli pertama kami adalah seorang Bapak yang sedang menunggu Anak nya pulang sekolah (TK). Alhamdulillah.. Beliau membeli Rp.5.000/4 gelas DD Water. Kenapa kami menjual satuan juga? Alasannya simple. Setelah kami hitung, 1 kardus ada 48 Gelas Air, dibagi 4 = 12, jika kami hargai Rp.5.000, harga keseluruhan tetap sama yaitu Rp.60.000 / kardus. Alasan kedua, sambil menunggu teman yang memberikan bonus jasa kepada institusi yang telah membeli DD Water, beberapa dari kami menjual satuan kepada setiap orang yang kami lihat.

Customer Pertama

Bersama Customer
Selanjutnya, masih dilingkungan dekat kantor pusat Dompet Dhuafa, kami menawarkan kepada kantor ACT (Aksi Cepat Tanggap). Mereka membeli, dan 3 orang dari kami membantu merapikan kertas sebagai bonus pembelian. Lalu 3 orang lainnya menawarkan kepada INZ yang juga berhasil Closing, 4 orang sisanya membantu menawarkan DD Water per gelas kepada setiap orang. Begitu selanjutnya perjuangan kami menjual DD Water ke beberapa institusi lainnya, seperti TELKOMSEL dan Bank BNI.

Di ACT Center
Bersama Rekan Dari ACT



Bersama Customer Dari Bank BNI
Bersama Customer Dari Bank BNI
Depan Gedung Klien Kedua

Sampai akhirnya 5 Dus DD Water berhasil kami jual, total Rp.60.000 x 5 = Rp.300.000. Untuk menambah omset, kami pun membeli lagi 2 Dus air mineral dan berhasil menjual dengan jumlah Rp.180.000. Akhirnya Omset kami mencapai Rp.480.000. Alhamdulillah.. Jam 12 kurang 15 menit berangkat menggunakan Angkutan Kota (Angkot) menuju Rumah Sakit Sehat Parung - Bogor. Didalam Angkot kami sempat melihat beberapa Tim yang masih berusaha menjual DD Water. Sungguh, ditengah teriknya matahari Jakarta, perjuangan mereka luar biasa. Kami pun tak henti-hentinya mengucap syukur kepada Allah atas nikmat kelancaran dalam tantangan Survival kali ini. Kelancaran berkomunikasi, berniaga dan juga tetap menjunjung nilai bisnis. Allah Luar Biasa. Alhamdulillah.

Di Angkot Menuju Zona Madinah
Meriahnya Di Angkot
Canda Tawa Di Angkot

Sekitar jam 12.30 kami pun sampai di RS.Sehat Parung - Bogor. Sayangnya kelompok Usman 2 sudah berada lebih dulu disana. Tapi itu semua tidak membuat kami pesimis untuk memenangkan tantangan kali ini. Melainkan kami bangga kepada mereka, bisa sampai lebih dulu dengan DD Water yang masih tersisa. Salut. Tidak membuang waktu kami segera menuju Masjid terdekat untuk segera melaksanakan shalat Dzuhur. Laporan kepada Boss nya para boss atas semua nikmat yang telah Dia Berikan.

Selesai shalat, dilanjutkan dengan makan siang bersama. Sampai sekitar pukul 14.00, karena belum muncul 1 kelompok pun dari Grup Umar. Akhirnya Mr.Joss pun mengumumkan pemenang dalam tantangan kali ini. Kelompok Usman 1 dengan Omset Rp.480.000, tiba pukul 12.30 ternyata masih dibawah kelompok Usman 2 yang mencapai Omset sekitar Rp.500.000 ditambah dengan tiba di RS.Sehat lebih dahulu. Dan dipastikan Usman 2 lah pemenangnya. Selamat yaa.. :)


Kami tetap bangga dengan pencapaian yang kami peroleh. Sebab apa? Menurut kami, seorang pemenang bukanlah yang mengalahkan pesaingnya, pemenang ialah dia yang memberikan sesuatu yang terbaik yang ada dalam dirinya. Dan itu kami. Usman 1.

Sebelum Pulang Dari Masjid Cordofa, berfoto bersama bang Jay Teroris


Walaupun Kalah, Kami Tetap Bangga dan Semangat!






By : Boss Gita



Miss Muji Yang Imut Tapi Semangatnya Luar Biasa


Miss Muji adalah nama panggilan sehari-hari dari Siti Mujiyati di Kampus Bisnis Umar Usman. Beliau lahir di Tegal tanggal 25 Januari (tahunnya masih dirahasiakan). Dilahirkan sebagai anak ke-8 dari 8 bersaudara tidak membuatnya manja.  Masa kecilnya dihabiskan di Tegal, hingga ia menginjak bangku SMK. Setelah lulus SMK, mulailah ia merantau ke Tangerang untuk melanjutkan kuliahnya.

Hobby membaca buku apa saja dilakukannya sejak kecil. Kebiasaannya membaca telah mengantarkannya menjadi yang terbaik di bidang akademik, yaitu menjadi juara ke-3 saat wisuda.
Saat ini Miss Muji bergabung dengan Tim Manajemen Kampus Bisnis Umar Usman. Sebagai fasilitator kelompok, tugasnya cukup banyak, diantaranya membimbing siswa-siswi baru SUU selama program matrikulasi sehingga siswa dan siswi baru memperoleh pengetahuan yang komprehensif mengenai Sekolah Bisnis Umar Usman.


Meskipun tergolong fasilitator imut diantara para siswanya, tapi semangatnya yang luar biasa bisa ditularkan ke siswa siswi bimbingannya.
  • KAMPUS KAMI

    Kampus umar usman bertujuan melahirkan para entrepreneur, orang - orang yang melahirkan usaha baru. Merujuk kepada salah satu hadist Rasulullah
  • Philanthropy

  • KONTAK KAMI

    Philanthropy Building
    Jl. Warung Jati Barat No. 14
    Jakarta Selatan Indonesia 12540
    Telp. (021) 78845924/25 or 0858 8853 8899
    Fax. (021) 7884 5926
    Pin BB : 2732D3A7
    WhatsApp : 0811 212 99 55